Selain Bareskrim, Propam Polri Juga Bakal Menggarap Irjen Napoleon

jpnn.com, JAKARTA - Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menegaskan pihaknya akan memeriksa eks Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte.
Pemeriksaan itu berkaitan dengan insiden penganiayaan terhadap M Kece.
Menurut Ferdy, pemeriksaan terhadap Napoleon akan dicocokkan dengan keterangan para petugas jaga dan kepala Rutan Bareskrim yang telah diperiksa.
“Divisi Propam Polri belum melakukan pemeriksaan terhadap Irjen Napoleon karena masih harus menunggu izin dari Mahkamah Agung,” kata Ferdy dalam siaran persnya, Selasa (21/9).
Selain dicocokkan dengan petugas jaga, Divisi Propam juga akan mendalami dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh Napoleon karena masih berstatus anggota Polri aktif.
“Dasar hukum pemeriksaan bagi anggota Polri PP No 2 tahun 2003 Pasal 4 huruf (d) dan (f) yakni pelanggaran disiplin tidak melaksanakan disiplin, tidak melaksanakan SOP dalam melakukan jaga tahanan,” kata Ferdy.
Sebelumnya, Ferdy mengatakan, pihaknya telah memeriksa sekitar tujuh anggota Polri yang bertugas menjaga Rutan Bareskrim.
“Pemeriksaan dilakukan kepada tujuh anggota Polri yang terdiri dari penjaga tahanan dan Kepala Rutan Bareskrim,” kata Ferdy.
Propam Polri berencana melakukan pemeriksaan terhadap Irjen Napoleon Bonaparte. Pemeriksaan dilakukan untuk mengusut kelalaian petugas jaga di Rutan Bareskrim Polri
- Polisi Punya Perangkat Komplet Ungkap Teror ke Tempo, Problemnya Tinggal Keinginan
- Legislator NasDem Dukung Bareskrim Usut Kasus Teror Paket ke Kantor Tempo
- Kabareskrim Bicara Soal Teror Kepala Babi di Kantor Tempo, Begini Kalimatnya
- Bareskrim Ungkap Kasus SMS Phishing dengan BTS Palsu, 2 Orang Jadi Tersangka
- Bareskrim Tetapkan 1 Tersangka TPPO pada Kasus 699 WNI Dipulangkan dari Myanmar
- Bareskrim Ungkap Penipuan Berkedok Trading Kripto, Kerugian Capai Rp 105 Miliar