Seleksi CPNS Hanya Tampung Kerabat Pejabat
70-80 Persen Anggaran Negara Terserap untuk Birokrasi
Rabu, 06 April 2011 – 23:37 WIB

Seleksi CPNS Hanya Tampung Kerabat Pejabat
“Kalau tidak salah, ada daerah baru yang pegawainya malah sudah mencapai 20 ribu orang. Sementara penduduknya hanya sekian ratus ribu saja” tandasnya. Fenomena tersebut, kata Kausar yang juga mantan Dirjen Pemerintahan Umum Kemendagri itu, lantaran program penambahan pegawai saban tahun yang dilaksanakan hanya, yakni melalui seleksi CPNS, menjadi agenda rutin untuk sekadar menampung para kerabat pejabat di daerah. Kebutuhan pegawai yang sesungguhnya tidak diperhitungkan dengan cermat.
Baca Juga:
Dari fenomena itu, kata Kausar, kini ratusan miliar Dana Alokasi Umum (DAU yang diterima saban tahun oleh daerah, kenyataannya saat ini hanya banyak dihabiskan untuk belanja birokrasi. Mulai dari gaji pegawai negeri, perjalanan dinas, dan pembiayaan kedinasan lainnya. “Porsi untuk rakyat cuma sedikit saja, sisa dari belanja dinas tersebut,” katanya.
"Mewujudkan pemerintahan yang efektif dan efesien mesti segera dilakukan bangsa ini," imbuhnya. Pengunaan anggaran negara harus diubah, dari yang semula membengkak di birokrasi, menjadi lebih diperbesar porsinya untuk pembangunan. “Pemerintah wajib mengagendakan perubahan tersebut dengan serius. Supaya hasil pelaksanaan pemerintahan efektif dan kemajuan pembangunan benar-benar terwujud,” pungkas Kausar. (mur/jpnn)
JAKARTA -- Mantan Direktur Jendral Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementrian Dalam Negeri, Kausar Ali Saleh mengatakan, anggaran negara selama ini
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Asuransi Jasindo Mudik Bikin Arus Balik Lebih Aman & Nyaman
- Polisi Berlakukan Contraflow di Jalur Nagreg Menuju Bandung
- Golkar Aceh Mendukung Program PP AMPG untuk Bersihkan 444.000 Rumah Ibadah di Indonesia
- Arus Balik Lebaran, ASDP Imbau Pemudik Beli Tiket Sebelum ke Pelabuhan
- Warga Bojongsoang Geger Temuan Mayat Bayi di Tumpukan Sampah
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Indonesia Diusulkan Dorong WTO Menyehatkan Perdagangan Global