Selena Gomez Permak Payudara

jpnn.com - SELENA Gomez, bintang berusia 21 tahun itu sedang krisis percaya diri akan bentuk tubuhnya. Hal itu dilaporkan Hollywoodlife. Salah satu sumber terdekat yang enggan menyebut identitasnya membeberkan keputusan yang mencengangkan dan berbahaya dilakukan Gomez.
“Selena akhirnya sadar dan memahami satu hal, yaitu harus menjadi gadis terseksi di dunia. Untuk itu dia harus melakukan suatu perubahan, ia kurang percaya diri dengan dadanya,” ujar sumber itu.
“Dia benar-benar menjadi rendah diri. Meski parasnya cantik, ia selalu mendapati kekurangan lewat cermin. Dia juga sudah meminta pendapat orang-orang tentang operasi payudara,” sambungnya.
Banyak hal yang membuat Gomez tidak percaya diri, dari rasa paranoid atas ancaman kehilangan Justin Bieber hingga beberapa proyek lagu dan film. Itu semua disebut membuatnya tertekan.
“Melihat banyaknya pasangan yang putus, Selena menjadi takut akan kehilangan Justin lagi. Dia merasa sangat tertekan karena hal itu,” tambah sumber.
Berhembus berita, kabar ini sengaja diisukan ini untuk menggedor penjualan album terbarunya bertajuk The Greatest Hits.
“Itu hanya sensasi label, karier Selena tidak sebombastis Bieber. Selena punya tanggung jawab besar, dia berutang dengan label. Dan Hollywood tidak mau kembali merugi karena Selena,” ucap sumber lain di Celebbuzz.
Dugaan lainnya, Gomez benar-benar bakal melakukan implan payudara tapi bukan untuk pacarnya. Melainkan untuk memuluskan kariernya. (spt/rmol)
SELENA Gomez, bintang berusia 21 tahun itu sedang krisis percaya diri akan bentuk tubuhnya. Hal itu dilaporkan Hollywoodlife. Salah satu sumber terdekat
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Teruntuk Ray Sahetapy, Slamet Rahardjo: Kamu Orang Baik
- Film Qodrat 2 Raih 500 Ribu Penonton Dalam 4 Hari, Vino G. Bastian Ucap Syukur
- Lucien Sunmoon Rilis Castaway, Lagu Cinta Tidak Bersambut
- Anak Ungkap Kasih Sayang Ray Sahetapy kepada Cucu
- Pengakuan Verrell Bramasta Soal Kabar Kedekatan dengan Fuji
- Miley Cyrus Suguhkan End of the World Sebelum Album Baru