Seluruh PNS dan PPPK, Tolong Simak Penjelasan MenPAN-RB Ini ya, Penting

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo mengakui bahwa cuti merupakan hak setiap ASN.
Namun, dalam kondisi pandemi, cuti yang berdekatan dengan hari libur nasional ditiadakan.
Dia meminta agar ASN baik PNS maupun PPPK tidak memanfaatkan untuk mengambil cuti pada hari kerja yang terjepit di antara hari libur.
"ASN sesuai ketentuan mempunyai hak cuti perorangan, tetapi kami putuskan demi kemaslahatan dalam konteks pandemi, bahwa hak cuti itu untuk sementara ditiadakan," kata Menteri Tjahjo di Jakarta, Jumat (18/6).
Keputusan tersebut, lanjutnya, hanya untuk cuti yang berdekatan dengan hari libur maupun cuti bersama. Meski begitu, PNS maupun PPPK bisa mengajukan cuti tetapi pejabat pembina kepegawaian (PPK) masing-masing instansi tetap selektif dalam memberikan izin.
"Cari cuti hari lain, semua konsentrasi untuk kesehatan masyarakat dan menjaga masyarakat dari pandemi Covid-19," imbuh Tjahjo.
Lebih lanjut, Tjahjo menegaskan, hingga kini tidak ada penerapan lockdown atau karantina wilayah untuk instansi pemerintah agar pelayanan publik bagi masyarakat terus berjalan. Kebijakan yang berlaku saat ini adalah Surat Edaran MenPAN-RB Nomor 67 Tahun 2020.
Sistem kerja pemerintah daerah menyesuaikan data zonasi risiko dan ketentuan Satuan Tugas Covid-19 di wilayahnya.
Berikut ini penjelasan MenPAN-RB Tjahjo Kumolo yang harus diketahui seluruh PNS dan PPPK, simak baik-baik.
- 5 Berita Terpopuler: Innalillahi, Polemik Muncul, Usulan Penetapan NIP CPNS & PPPK 2024 Ditunggu!
- 5 Berita Terpopuler: Permintaan Kepala BKN Sangat Serius, Pengangkatan PPPK Bakal Tuntas 2025, Ini Buktinya
- Kepala Daerah Siap Mendatangi MenPAN-RB, Pengangkatan PPPK Tuntas 2025
- Permintaan Serius Kepala BKN kepada ASN, PNS dan PPPK, Silakan Disimak
- 5 Berita Terpopuler: Dokter Terawan Buka-Bukaan, Gaji PPPK Sudah Disiapkan, Segera Cek Lokasi ATM Deh!
- Gaji PPPK 2024 Tahap 1 Sudah Disiapkan, Sebegini, Alhamdulillah