Semalam Puncak Arus Balik, Tol Cipali Macet 80 Kilometer
Selain itu sistem buka tutup di Tol Cipali juga dilakukan. Menurut Budi, di setiap pintu tol dijaga satu polisi berpangkat jenderal bintang satu.
Mereka bertugas sebagai juri untuk mengatur sistem buka tutup di pintu tol.”Contra flow juga dilakukan hingga kilometer 30,” ujarnya.
Sistem buka tutup juga dilakukan di Tol Nagreg. Jalur ini sebelumnya diprediksi akan mengalami kepadatan.
Namun ternyata prediksi tersebut tidak tepat. Hingga kemarin sore jalur Tol Nagreg cukup lancar. Bahkan tol tersebut diberlakukan sistem dua arah.
Langkah tersebut dilakukan hingga malam. Sebab pada malam hari jumlah pemudik yang datang semakin banyak.
”Banyak yang lebih suka sampai Jakarta malam hari. Minggu (hari ini, Red) bisa istirahat,” beber Budi.
Waktu libur yang panjang membuat mudik kali ini tidak terlihat begitu parah jika dibandingkan tahun lalu.
Sebab waktu berangkat maupun pulang para pemudik durasinya cukup panjang. Budi mengakui bahwa hal itu membuat antrean di jalan tol tidak lama. ”Mudik kali ini juga sebagai pembelajaran agar menggunakan waktu dengan baik,” saran Budi.
Puncak arus balik terjadi Sabtu (1/7) malam. Para pemudik dari daerah kembali ke Jakarta. Jalur darat tetap yang paling ramai.
- Forum Pemred SMSI Gelar Diskusi Membedah Solusi Kemacetan yang Merugikan Masyarakat
- Antisipasi Kemacetan, Warga Minta Polisi Siaga di Simpang OPI
- Antisipasi Kemacetan saat Nataru, Gapasdap Minta Pemerintah Tambah Dermaga di Merak-Bakauheni
- Macet Parah Terjadi di Jalan Soetta Bandung, Ternyata Ini Penyebabnya
- Duh, Tarif Tol Cipali Naik Mulai 30 Oktober 2024
- FINNS & Grab Kerja Sama Hadirkan Transportasi Publik Gratis di Canggu