Semoga Pemerintah Mendengar Keluhan Korban Gempa di Palu
![Semoga Pemerintah Mendengar Keluhan Korban Gempa di Palu](https://cloud.jpnn.com/photo/arsip/watermark/2020/12/17/ini-salah-satu-rumah-yang-dibangun-kembali-dengan-bantuan-da-87.jpg)
"Tapi teman-teman lainnya sudah. Di lingkungan, tinggal saya yang belum mendapatkan bantuan tersebut," keluh ayah tiga anak itu.
Bangunan rumah tinggal yang telah bertahun-tahun Marthen miliki tersebut beberapa bagian rusak dan hingga kini belum diperbaiki karena tidak ada dana.
"Kami sangat membutuhkan dana stimulan untuk segera digunakan memperbaiki rumah, tetapi sampai hari ini belum juga ada kabar kapan dicairkan," kata dia.
Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu mengklaim dana stimulan tahap II yang belum dicairkan mencapai Rp379 miliar dari total Rp789 miliar.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Palu Muhammad Issa Sanusi membenarkan masih banyak warga yang belum menerima dana dimaksud.
Ada beberapa faktor sehingga pencairannya terlambat antara lain data penerima ganda, zona merah, rumah kontrakan dan rumah kost.
Dia menambahkan sesuai rencana penyaluran dana stimulan tahap II saat ini yakni sudah di SK-kan sebanyak 25.721 kepala keluarga (KK).
Secara terperinci sebagai berikut, buka rekening 25.721 KK, masuk rekening 25.343 KK dan cair 25.343 KK. (antara/jpnn)
Sejumlah warga korban gempa bumi di Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong mengeluhkan penyaluran dana stimulan rumah rusak yang belum juga cair.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- Saham BRMS Melorot, Dampak Aksi Warga Tolak Tambang CPM?
- CPM dan DPRD Tegaskan Legalitas Aktivitas PT AKM di Poboya
- MPR Apresiasi Perkembangan Pembangunan Palu yang Makin Baik
- Program Seragam Sekolah Gratis Ahmad Ali-Abdul Karim Disambut Gembira Ibu-Ibu
- Biaya Pengobatan Perempuan Korban Penembakan Oknum TNI AU di Palu Ditanggung Danlanud
- Oknum TNI AU yang Tembak Warga di Palu Bakal Diproses Hukum