Senator Sebut BPJS Intimidasi Perusahaan Swasta

jpnn.com - JAKARTA - Anggota DPD RI dari Provinsi Bengkulu Ahmad Kenedy mempertanyakan kebijakan pemerintah yang mengharuskan semua perusahaan atau institusi swasta menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan.
Dia berkaca pada situasi di Bengkulu. Menurut Kenedy, banyak perusahaan swasta yang sudah lama bekerjasama dengan lembaga keuangan lain dalam mengelola kesejahteraan karyawan. Tak hanya asuransi kesehatan, tapi juga tunjangan hari tua ataudana pensiun.
"Keharusan masuk menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan tanpa solusi terhadap kerjasama yang sudah dilakukan sebelumnya menjadi keruwetan di institusi swasta," kata Kenedy, Rabu (2/12).
Apalagi, sambung Kenedy, pihak BPJS menggandeng aparat penegak hukum. Pihak BPJS juga melakukan tindakan represif berupa ancaman bila perusahaan tidak mengikutsertakan karyawannya masuk BPJS Ketenagakerjaan.
"Model intimidasi dan represif seperti ini dan tanpa solusi terhadap institusi swasta yang sebelumnya sudah memiliki kerjasama dengan pihak lain adalah bentuk arogansi kekuasaan," tegas Kenedy. (fas/jpnn)
JAKARTA - Anggota DPD RI dari Provinsi Bengkulu Ahmad Kenedy mempertanyakan kebijakan pemerintah yang mengharuskan semua perusahaan atau institusi
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Marwan Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Tarif Impor Baru yang Diumumkan Trump
- Ini Pesan Megawati untuk Prabowo Lewat Didit
- Gubernur Pramono Bebaskan PBB, Senator Fahira Idris: Kado Indah untuk Warga Jakarta
- Hadiri Open House di Rumah Ketua MPR, Puan Ungkap Pembicaraan Politik
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- AHY Jawab Begini Ditanya Pertemuan Prabowo, SBY, dan Megawati