Seniman Perth Ini Cangkok Telinga yang Terhubung ke Internet di Lengannya

Sudah 20 tahun ini, para ilmuwan berusaha membuat dan mengembangkan transplantasi atau cangkok organ manusia, tapi bagi seniman asal Perth, Stelarc, hal itu adalah proyek yang sukses dilakukannya.
Profesor Universitas Curtin ini menumbuhkan telinga manusia di lengannya.
"Reaksi masyarakat beragam, mulai dari bingung hingga penasaran, tapi Anda tak benar-benar mengharapkan mereka untuk memahami komponen seni dari semua ini," ujarnya.
Ia mengungkapkan, "Saya kira, saya selalu punya sesuatu di lengan saya, tetapi seringkali lengan saya tertutup."
Stelarc mengangkat lengannya untuk menunjukkan telinga implan yang dipasangnya.
Stelarc pertama kali memiliki ide ini pada tahun 1996, tetapi butuh satu dekade kemudian untuk menemukan tim medis yang bersedia mewujudkannya.
Mereka direkrut dari seluruh dunia untuk memasukkan alat pendukung di bawah kulit Stelarc.
Dalam waktu enam bulan, jaringan dan pembuluh darah telah berkembang di sekitar struktur baru itu.
Sudah 20 tahun ini, para ilmuwan berusaha membuat dan mengembangkan transplantasi atau cangkok organ manusia, tapi bagi seniman asal Perth, Stelarc,
- Dunia Hari Ini: Vatikan Mengatakan Paus Fransiskus Masih dalam kondisi kritis
- Dunia Hari Ini: Ledakan Bus di Israel Diduga 'Serangan Teror'
- Pelajar di Luar Negeri Ikut Dukung Aksi 'Indonesia Gelap'
- Dunia Hari Ini: Presiden Prabowo Subianto Lantik 481 Kepala Daerah
- Dunia Hari Ini: Bus Terjun ke Jurang di Bolivia, 30 Orang Tewas
- Omon-Omon Pemangkasan Anggaran: Efisiensi yang Kontradiktif?