Separuh Lebih Orang Yang Ditembak Mati Polisi NSW Alami Gangguan Jiwa

"Saya hanya ingin memberi masyarakat NSW sebuah jaminan bahwa kami tidak bersembunyi dari pengawasan sehubungan dengan cara kami menggunakan kekerasan," kata Komisaris Fuller.
"Tapi dalam banyak kasus, sementara kami akan mendapat rekomendasi dari petugas pemeriksa mayat dan hal-hal yang bisa kami perbaiki, jarang ditemukan temuan oleh petugas pemeriksa mayat atau sebaliknya bahwa ini adalah penembakan yang tidak sah - sama tragisnya dengan kasus tersebut."
Sejak tahun 2014, semua polisi di NSW telah menerima satu pelatihan sehari penuh, melalui Tim Intervensi Kesehatan Mental di organisasi tersebut, tentang bagaimana mendekati orang-orang yang sakit mental dalam krisis.
Polisi mengatakan bahwa pelatihan tersebut berfokus pada situasi yang semakin meningkat sebelum mencapai titik kritis.
Sekitar 300 petugas setahun ambil bagian dalam kursus lebih lanjut selama empat hari.
Komisioner Mick Fuller mengatakan sementara kesehatan mental harus selalu menjadi bagian dari petugas pemeriksa saat menghadapi situasi, ada faktor lain.
"Jika seseorang berada dalam ancaman langsung terbunuh oleh orang tersebut, maka apakah itu gangguan kesehatan mental atau penyalahgunaan zat, seringkali polisi harus mengambil keputusan sepersekian detik untuk mengambil nyawa demi menyelamatkan nyawa."
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi