Seperti Apa Jam Malam di Kota Melbourne
Sabtu, 08 Agustus 2020 – 05:55 WIB

Suasana di pusat perbelanjaan di pusat kota Melbourne Bourke St Mall yang sepi dengan pengunjung, kawasan yang biasanya dipenuhi dengan pengunjung. (ABC News: Peter Drought)
Untuk menghentikan COVID

Negara Bagian Victoria bukanlah yang pertama menerapkan jam malam untuk mengendalikan wabah virus corona.
Pemerintah Albania telah melakukannya sejak Maret lalu, bahkan lebih ketat.
Di Bolivia, hanya satu orang dari satu rumah tangga yang diizinkan keluar rumah satu hari dalam seminggu.
Lebih banyak contoh lannya di Amerika Selatan, serta Afrika dan India.
Namun sejumlah pihak meragukan efektivitas jam malam ini.
Profesor Paul Brass dari Universitas Washington di AS mengatakan evektivitas jam malam, setidaknya dalam mengendalikan kerusuhan, masih belum jelas.
Pakar lainnya melihat jam malam akan efektif mengatasi penularan COVID-19 hanya jika kondisinya tepat.
Pada Minggu malam pekan lalu, Stuart Dalgleish, seorang warga Kota Melbourne, Australia, tiba-tiba tersadar akan melanggar hukum jika dia melangkah keluar dari pagar rumahnya
BERITA TERKAIT
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana