Seperti Diabetes, Alam Bali Cantik tapi Perlahan Digerogoti

jpnn.com, BALI - Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Bali Nusa Tenggara di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menaruh perhatian khusus terhadap kelestarian lingkungan alam di Pulau Dewata.
Menurut Kepala P3E Bali Nusra Rijaluzzaman tanpa disadari semua kalangan, saat ini keindahan alam Bali yang menawan mulai terkikis dengan kerusakan lingkungan.
Ini akibat ulah manusia sendiri yang tidak seutuhnya menjaga kelestarian alam di Bali.
"Bali ini seperti kena penyakit diabetes. Kelihatannya masih cantik padahal di balik itu sedang digerogoti dengan berbagai masalah lingkungan," ujar pria asal Sumatera Barat tersebut pada JPNN.
Rijal membuka semua masalah yang kini dihadapi lingkungan di wilayah Bali.
Kepala P3E Bali Nusra Rijaluzzaman saat memimpin rapat dengan beberapa pihak terkait di kantornya
Pertama mengenai tambang galian C di lereng Gunung Batur di Kintamani, Bangli. Akibat tambang itu, lereng gunung yang seharusnya diisi dengan kawasan hijau jadi berlubang di sana sini karena pengerukan pasir.
Pertambangan galian tambang c di lereng Gunung Batur dikhawatirkan akan membawa dampak buruk nantinya.
- Tak Hanya Wedding Venue, O’laya Magnifique Hadirkan Kemewahan yang Tersembunyi
- Bamsoet Sebut Tata Kelola yang Baik Kunci untuk Wujudkan Pariwisata Bali Berkelanjutan
- Motif Pembunuhan IRT di Badung Bali Terungkap, Tuh Pelakunya
- Sandiaga Uno Dorong Bali menjadi Pusat Wisata Medis
- Baku Hantam dengan Bule, 12 Sekuriti Kelab Malam di Bali Jadi Tersangka
- Polisi Tembak Pelaku Penusukan di Denpasar Bali