Sepertiga Ibu Tunggal di Australia Hidup dalam Kemiskinan
Kamis, 28 Mei 2020 – 23:54 WIB

Suzanne Fahie, seorang single mother di Australia, bersyukur dengan tambahan tunjangan terkait COVID-19 saat ini, namun menyadari hal ini tidak akan diberikan selamanya. (ABC News: Patrick Stone)
Bagi warga Australia yang kini kehilangan pekerjaan, hidup dari tunjangan sosial sangat memprihatinkan, apalagi jika tunjangan tambahan terkait COVID-19 nantinya dihentikan.
"Saya khawatir dengan mereka yang baru menganggur dan mendapatkan tunjangan AU$1,100 per dua minggu," kata Caryn.
"Jika dalam dua atau tiga bulan tunjangan tambahan itu dihentikan dan hanya menerima AU$540, apa yang akan terjadi dengan mereka," tambahnya.
Ikuti perkembangan terkini soal pandemi virus corona di Australia hanya di ABC Indonesia
Musim dingin di Australia kali ini dirasakan berbeda oleh anak-anak Suzanne Fahie, yaitu Charlie (12 tahun) dan Jasper (10 tahun)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang