Serahkan Tiket kepada 118 Calon Kepala Daerah, AHY Singgung Putusan MK

jpnn.com, JAKARTA - Partai Demokrat memberikan surat rekomendasi kepada 118 calon kepala daerah. Sebanyak 16 pasangan calon di tingkat kota/kabupaten dan 2 untuk tingkat provinsi.
Surat rekomendasi itu diserahkan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Jumat (23/8).
AHY menyebutkan sebelum memberikan rekomendasi, pihaknya pasti mendengarkan aspirasi dari masyarakat terlebih dalam dua atau tiga hari yang lalu.
"Kami Partai Demokrat juga terus memantau situasi yang terjadi. Terus mendengarkan suara rakyat, para mahasiswa, dan berbagai elemen," kata AHY.
Dia menjelaskan saat ini, proses pilkada sudah menghitung hari dan parpol harus segera menuntaskan segala proses adminitrasi, sehingga para kandidat bisa datang mendaftarkan diri sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku.
"Kami tentu mendukung agar KPU juga bisa segera mengeluarkan PKPU yang sejalan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi. Saya ulangi, yang sejalan dengan keputusan MK dan juga tentunya segaris dengan pernyataan pimpinan DPR yang kemarin," lanjutnya.
Menteri ATR/BPN itu juga mengaku telah menginstruksikan ketua fraksi Demokrat di DPR untuk mengawal dan menjaga sikap dan posisi partai yang sesuai dengan kehendak rakyat Indonesia.
Dia lantas mengajak semua pihak untuk menjaga situasi politik yang tetap baik dan kondusif.
Partai Demokrat memberikan surat rekomendasi terhadap 118 Calon Kepala Daerah. Sebanyak 16 pasangan calon di tingkat kota/kabupaten dan 2 untuk tingkat provinsi
- Agust Jovan Latuconsina Layak Jadi Wasekjen Demokrat: Energik dan Bertalenta
- Syahrial Nasution, Alumni Unpar yang Dipercaya AHY Jadi Wakil Sekjen Partai Demokrat
- Jadi Kepala Komunikasi Partai Demokrat, Herzaky: Ini Amanah Luar Biasa
- Ditunjuk AHY Jadi Bendum Demokrat, Irwan Fecho Mundur dari Stafsus Mentrans
- Putra Sumba NTT Gustaf Tamo Mbapa Dipilih Sebagai Deputi BPOKK DPP Partai Demokrat
- AHY Dinilai Tepat Menunjuk Rezka Oktoberia Jadi Wasekjen Demokrat