Sergio Ramos Cuek Dicap Pemain Kasar
jpnn.com - MADRID - Sergio Ramos selama ini dikenal sebagai bek yang sangat garang. Saking garangnya, penggawa Real Madrid tersebut justru menjurus ke kasar. Tak jarang, tindakan Ramos justru sangat merugikan Los Blancos, julukan Madrid.
Seperti yang terjadi ketika Madrid bermain kontra Osasuna dua pekan lalu. Saat itu, Ramos mendapat kartu merah pada menit ke-43 karena dianggap menyikut penggawa Osasuna. Itu adalah kartu merah ke-18 yang diterima Ramos sepanjang karirnya.
Namun, Ramos cuek dengan semua kritik yang menerpanya. Bek berusia 27 tahun tersebut tak mau ambil pusing dengan label pemain kasar yang disematkan kepadanya. Menurut Ramos, semua kritik tersebut tak memengaruhi gaya permainannya.
“Jika saya mulai memikirkan ucapan orang lain, itu sangat membuang waktu. Semua omongan itu hanya masuk ke satu telinga, namun keluar dari telinga lainnya,” terang Ramos dalam sebuah wawancara dengan AS, Selasa (24/12).
Bek andalan timnas Spanyol tersebut mengaku hanya ingin fokus memberi kejayaan bagi Los Blancos. Apalagi, Madrid tengah berada dalam posisi sulit di La Liga. Ramos dkk masih terdampar di urutan ketiga klasemen sementara.
“Saya selalu memberikan yang terbaik untuk Madrid. Barcelona dan Atletico tak memberi kami kesempatan untuk melakukan kesalahan. Karena itu, kami harus mengeluarkan kemampuan terbaik dalam setiap pertandingan,” tegas Ramos. (jos/jpnn)
MADRID - Sergio Ramos selama ini dikenal sebagai bek yang sangat garang. Saking garangnya, penggawa Real Madrid tersebut justru menjurus ke kasar.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Shin Tae Yong Merasakan Tekanan Menjelang Indonesia vs Arab Saudi
- Ini Permasalahan Arab Saudi Menjelang Jumpa Timnas Indonesia
- Kelebihan Timnas Indonesia di Mata Pelatih Arab Saudi
- Kabar Irwansyah Hengkang dari Pelatnas Cipayung, Fadil Imran Jawab Begini
- Persib Jamu Borneo FC di Stadion GBLA, Bobotoh Boleh Datang, tetapi
- Gandeng Konsuiltan Manajemen, PBSI di Tangan Fadil Imran Mencoba Terukur dan Transparan