Serikat Pekerja BUMN Tantang Sofyan Djalil
Selasa, 07 April 2009 – 18:00 WIB

Serikat Pekerja BUMN Tantang Sofyan Djalil
JAKARTA – Para karyawan BUMN yang tergabung dalam Aliansi Serikat Pekerja BUMN Kontra Privatisasi (Alkatras) menantang balik Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil yang telah mempermasalahkan dukungan Alkatras terhadap Gerindra dan Prabowo Subianto. Presiden Alkatras, Ahmad Daryoko menyatakan, dukungan terhadap Prabowo tidaklah menyalahi aturan. Karenanya, Daryoko bersama Alkatras merasa tidak bersalah dengan dukungan terjadap Gerindra dan Prabowo. Bahkan sehari sebelumnya, Alkatras juga memasang iklan di sejumlah media cetak yang isinya dukungan ke Prabowo.
“Kementrian BUMN telah memutarbalikkan fakta hukum dengan mengutip ketentuan di UU Pemilu tanpa melihat akar permasalahan yang timbul. Mereka telah menyudutkan kami dengan aturan di UU Serikat Pekerja tanpa melihat pasal-pasal yang berkaitan,” ujar Ahmad Daryoko kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/4).
Baca Juga:
Daryoko menjelaskan, seharusnya Menteri BUMN juga melihat UU 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja khususnya pasal 3 UU. Menurut Daryoko, Serikat Pekerja ataupun serikat buruh bersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis dan bertanggung jawab.
Baca Juga:
JAKARTA – Para karyawan BUMN yang tergabung dalam Aliansi Serikat Pekerja BUMN Kontra Privatisasi (Alkatras) menantang balik Menteri Negara
BERITA TERKAIT
- Level Up Peradi: UU Desain Industri Sudah Kedaluwarsa, Harus Direvisi
- Soal Polemik THR Mitra, Pakar: Tuntutan Populis yang Kontradiktif dengan Regulasi
- Evie Yulin Bakal Menjadi Ketua IPMG Mulai April Ini
- Wakil Ketua MPR Sebut Dukungan Semua Pihak Bantu Kearifan Lokal Tumbuh Berkelanjutan
- ExxonMobil Jadi Mitra Strategis Industri Pertambangan
- 99 Virtual Race Gelar 7 Race Bertema WMM di The Ultimate World Marathon 2025