Sering Sasaran Penyelundupan, Mendag: Kepri Tak Boleh Impor Beras

jpnn.com - KARIMUN - Menteri Perdagangan (Mendag) Rahmat Gobel mengatakan bahwa Provinsi Kepri, daerah yang berbatasan dengan Singapura dan Malaysia dilarang mengimpor beras. Ia menegaskannya bahwa pemerintah pusat telah menutup impor beras ke daerah yang sering sasaran penyelundupan tersebut.
"Jadi, sudah sama-sama tahu kalau impor beras itu dilarang dan ditutup. Sehingga, jika Kepri kekurangan pasokan beras, langsung bisa dilaporkan ke pemerintah dan nanti Bulog akan mencarikan solusinya," jelas Rahmat Gobel di Tanjungbalai Karimun, Rabu (18/3).
Ia yang didampingi Dirjen Bea dan Cukai (BC) Agung Kuswandono menegaskan pernyataan tersebut saat meninjau Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau (Kepri).
Menurutnya, mendatangkan beras dari negara tetangga ke Kepri untuk mengatasi kekurangan pasokan beras bukan hal yang tepat.
"Apa pun alasannya ilegal tetap ilegal, tidak bisa dilegalkan," tekan Rahmat Gobel.
Ia juga mengatakan, kondisi geografis tidak bisa dijadikan alasan dan pengecualian. Karena yang nantinya diuntungkan adalah para penyelundup. Selain itu, tidak ada yang bisa menjamin jika impor beras diperbolehkan ke daerah ini, tidak akan merembes atau keluar ke daerah lain.
"Untuk ribuan karung beras yang diimpor secara ilegal dan telah ditangkap oleh kapal-kapal patroli BC, saya akan usulkan untuk dirampas," kata Gobel.
Beras rampasan ini, lanjut Gobel, nantinya bisa diserahkan kepada Bulog untuk selanjutnya didistribusikan.
KARIMUN - Menteri Perdagangan (Mendag) Rahmat Gobel mengatakan bahwa Provinsi Kepri, daerah yang berbatasan dengan Singapura dan Malaysia dilarang
- Kronologi Pohon Raksasa Timpa Jemaah Salat Idulfitri di Pemalang, 2 Meninggal, 11 Luka
- 8.065 Warga Binaan di DKI Jakarta Dapat Remisi Nyepi dan Lebaran
- Dedi Mulyadi Singgung soal Pengelolaan Keuangan Daerah saat Salat Id
- 94 Narapidana Lapas Manokwari Terima Remisi Khusus
- Takbir Bergema di Langit Pekanbaru, Syahdunya Salat Idulfitri di Masjid Raya Annur
- Ratusan Warga Ikuti Pawai Obor Elektrik di Taman Rasuna, Gaungkan Pengembangan Kebudayaan