Sertifikat Vaksinasi Palsu Bisa Membahayakan Upaya Australia Menangani COVID-19

Sertifikat vaksin palsu diketahui berasal dari kawasan Sydney Barat, yang kini sedang memberlakukan 'lockdown' paling ketat di New South Wales.
Sebagai ahli epidemiologi dari daerah tersebut, dr Mohamad merasa ada banyak rasa kebencian dan ketidakpercayaan dari sejumlah kecil orang terhadap pemerintah soal vaksin.
Penyebab ketidakpercayaan tersebut dipicu dengan bagaimana warga di sebelah barat Sydney diperlakukan berbeda dengan kawasan lainnya.
"Kami melihat kontras yang kuat antara timur [Sydney], di mana semua orang pergi ke pantai. Sementara di Barat [Sydney], dikerahkan pasukan militer di jalan-jalan dan ada helikopter terbang jam satu pagi."
Lembaga otoritas, seperti New South Wales Health dan New South Wales Police telah dihubungi untuk dimintai komentar.
Artikel ini diproduksi Mariah Papadopoulos dari program The World Today
Sertifikat vaksin COVID-19 diyakini bisa menjadi tiket menuju kebebasan dari lockdown yang berkelanjutan di Australia dan berdampak bagi jutaan warganya
Redaktur & Reporter : Adil
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana