'Service' Antasari, Rhani Terima USD 800
Kamis, 08 Oktober 2009 – 13:26 WIB
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif, Antasari Ashar menjalani sidang perdanya di ruang sidang utama Oemar Seno Adji di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (8/10). Sidang yang diketuai, Herri Swantoro itu mendengarkan pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Cirus Sinaga.
Antasari yang mengenakan pakaian batik warna krem itu mendengarkan seksama dan pandangannya tertuju kepada JPU yang berada disebelah kirinya. Ketika Cirus Sinaga mebacakan dakwaan yang tentang kronologis hubungan mesranya dengan Rani Juliani, Antasari geleng kepala.
Baca Juga:
Dalam surat dakwaan bernomor PDM-1393/JKTSL/08/2009, terungkap bahwa Antasari sempat dua kali meminta bersetubuh dengan saksi Rani Juliani yang juga isteri siri Nasrudin Zulkarnaen. Permintaan pertama menurut Cirus, dilakukan saat pertemuan Rani sekitar Mei 2008 di kamar 803, Hotel Grand Mahakam, Jakarta
Selatan. Pertemuan itu membicarakan soal keanggotaan Antasari di Modern Golf, Tangerang selaku caddy.
Baca Juga:
"Lain kali aja pak," kata Cirus yang mengutip perkataan Rani saat menolak permintaan Antasari. Terdakwa kemudian mencium pipi kiri dan kanan saksi. Sebelum pulang, Antasari juga memberi uang kepada Rani senilai USD 300 dan memeluknya.
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif, Antasari Ashar menjalani sidang perdanya di ruang sidang utama Oemar Seno Adji di Pengadilan
BERITA TERKAIT
- Melly Goeslaw: Revisi UU Hak Cipta Solusi Hadapi Kemajuan Platform Digital
- Menhut Raja Juli Antoni Gandeng PGI, Kolaborasi Kelola dan Jaga Hutan Indonesia
- Penebangan Pohon di Menteng Diduga Tanpa Izin Dinas Pertamanan
- Tanoto Foundation & Bappenas Berkolaborasi Meningkatkan Kompetensi Pegawai Pemda
- Bea Cukai & Polda Sumut Temukan 30 Kg Sabu-sabu di Sampan Nelayan, Begini Kronologinya
- Mantan Menkominfo Budi Arie Adukan Tempo ke Dewan Pers