Dikucilkan ASEAN, Junta Myanmar Kini Cari Masalah dengan PBB
Selasa, 26 Oktober 2021 – 00:02 WIB

Panglima Militer Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing tiba di Indonesia pada Sabtu (24/4). Biro Pers Sekretariat Presiden
Keputusan ASEAN yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 15 Oktober untuk mengecualikan pimpinan junta Min Aung Hlaing dari KTT pekan ini menuai amarah dari militer, yang melancarkan serangan balik pada Jumat. Junta menuding pengecualian itu melanggar norma konsensus dan non-intervensi.
Pidato Andrews pada 22 Oktober, yang menduga adanya penyiksaan, penahanan sewenang-wenang dan pembersihan warga sipil besar-besaran, didasarkan pada desas desus sumber yang tidak terverifikasi, kata junta dalam pernyataan terbarunya.
"Dalam laporannya nampak bahwa pelapor khusus membawa rumor yang tidak berdasar ke simpulan yang kilat dan berisiko," kata junta. (ant/dil/jpnn)
Belum selesai masalah dengan ASEAN, Junta Myanmar sudah membuat masalah baru dengan PBB
Redaktur & Reporter : Adil
BERITA TERKAIT
- Menko Airlangga Bertemu PM Anwar Ibrahim, Bahas Strategi Menghadapi Tarif Resiprokal AS
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Gempa Bumi Kembali Terjadi di Myanmar Hari Ini
- Korban Tewas Gempa Myanmar Mencapai 2.700 Orang, BNPB Beri Info soal WNI
- Prabowo Bakal Lepas Misi Kemanusiaan ke Myanmar 3 April
- Indonesia Berangkatkan Pasukan Misi Kemanusiaan Gempa ke Myanmar