Setelah Kontroversi Dan Protes 6 Tahun, Masjid Australia Ini Dibangun

"Apakah ini, ini adalah balai warga dengan masjid di dalamnya," kata arsitek Asher Greenwood.
Desainnya terinspirasi oleh masjid paling awal yang dikenal di Australia, dibangun di Maree di Australia Selatan pada tahun 1860-an, menggunakan bahan-bahan dari lanskap lokal seperti lumpur dan batang pohon.
Material batupasir dari daerah Bendigo akan digunakan dalam pembangunan Islamic centre ini.
Juru bicara kompleks ini, Aisha Neelam, mengatakan bahwa desain tersebut menghormati arsitektur Bendigo yang ada dan langkah pendahuluan telah diambil untuk memastikan apakah bangunan ini akan cocok dengan lanskap lokal.
"Bangunan ini tidak menonjol, dan hanya bagian dari apa yang disebut sebagai bangunan di Bendigo."
Desainnya juga mendapat persetujuan pendiri Bendigo, arsitek kelahiran Jerman, William Charles Varland, yang terkenal dengan penggunaan besi dekoratif pada bangunan.
Simak berita terkait studi, kerja, dan tinggal di Australia hanya di ABC Indonesia dan bergabunglah dengan komunitas kami di Facebook.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana