Setelah Minta Maaf, Dokter di Medan Kini Bantah Suntik Vaksin Kosong kepada Siswa
Senin, 24 Januari 2022 – 19:49 WIB

Tangkapan layar sebuah video yang menunjukan seorang nakes diduga menyuntikkan vaksin kosong ke salah seorang siswa di Medan Sumatera Utara. Foto: Medanku/Instagram
"Saya yakini bahwa spuit itu sudah terisi vaksin yang dimasukkan oleh perawat W yang posisi berada di belakang saya," ucapnya.
Kasus tersebut kini ditangani oleh oleh Ditreskrimum dan Ditreskrimsus Polda Sumut.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan saat ini sudah ada 13 orang saksi yang diperiksa.
Empat di antaranya, yakni orang tua dari korban, dan dua orang siswa yang diduga disuntik vaksin kosong.
Polisi juga telah memeriksa Dokter G yang statusnya belum diumumkan.
Dokter G sendiri telah menyampaikan permintaan maaf atas dugaan menyuntik vaksin kosong kepada siswa di Mapolres Belawan, Jumat (21/1).
Namun, Dokter G tidak menjelaskan alasannya meminta maaf. (mcr22/jpnn)
Begini penjelasan G, dokter yang diduga menyuntikkan vaksin kosong kepada siswa di SD Wahidin, Medan.
Redaktur : Dedi Yondra
Reporter : Finta Rahyuni
BERITA TERKAIT
- ASN Medan Dilarang Menambah Libur Lebaran 2025
- Pacar Minta Dinikahi, Edi Kesal, Nyawa Kekasih Melayang
- RUU TNI Disetujui DPR, Warga Medan Langsung Berbagi Takjil
- Bobby Nasution Batal Hadiri Pisah Sambut Walkot Medan, Gerindra: Jangan Dibesar-besarkan
- Kapolda Sumut & Ketua Bhayangkari Jenguk Bocah Korban Penganiayaan Asal Nias Selatan
- Kapolda Sumut Bantu Pengobatan Bocah Perempuan Korban Penganiayaan di Nias Selatan