Setnov Getol Mengampanyekan Jokowi, Sepertinya demi...
"Kepiawaian Setnov di panggung politik sudah teruji ketika dia lolos dari jeratan kasus Papa Minta Saham. Sepertinya keliahaian Setnov masih akan terlihat di kasus e-KTP,” tandas mantan wartawan yang kini mengajar di sejumlah perguruan tinggi ternama itu.
Terpisah, politikus muda Golkar Ahmad Doli Kurnia tak menafikkan kemungkinan gencarnya Setnov mengampanyekan Jokowi sebagai capres pada Pemilu 2019 karena demi perlindungan hukum. "Bisa jadi (minta perlindungan hukum, red). Dan wajar saja Setya Novanto berusaha meminta perlindungan dari Jokowi,” kata Doli.
Apalagi, ujar Doli, selama ini Setnov memang dekat dengan Jokowi. “Dan beberapa kali telah menunjukkan sikap dan kebijakan yang memberikan benefit politik bagi Jokowi,” ujar koordinator Generasi Muda Partai Golkar itu.
Dalam surat dakwaan perkara e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto, nama Setya Novanto setidaknya disebut hingga 22 kali. Nama Setnov bahkan disebut bersama-sama Irman dan Sugiharto melakukan korupsi e-KTP yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun itu.(ara/jpnn)
Pengamat komunikasi politik Ari Junaedi menduga ada agenda tersembunyi di balik getolnya Ketua Umum Partai Golkar Setya menyosialisasikan nama Joko
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Temui Jokowi di Solo, KKPG Dorong Gibran Jadi Kader Golkar
- Agus Widjajanto Sebut Ada Dorongan agar Mbak Tutut Kembali Bergabung ke Partai Golkar
- Golkar Terkejut dengan Putusan MK Soal Presidential Treshold, Tidak Seperti Biasa
- Musda Golkar Jatim 2025 jadi Momentum Anak Muda Memimpin
- Jokowi Masuk Daftar Pemimpin Terkorup Versi OCCRP, Guntur Romli Colek KPK-Kejagung
- Bahlil Membantah Omongan Hasto, Agak Sok Tahu