Seusai Dijemput Polisi di Lapas, Napi Tewas

jpnn.com, MAKASSAR - Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) Kombes Komang Suartana mengatakan penyidik segera menggelar perkara narapidana (napi) kasus narkoba Andi Lolo yang meninggal diduga tak wajar seusai dijemput polisi di Lapas Bolangi, Sungguminasa, Kabupaten Gowa.
Gelar perkara dilakukan guna memastikan kejadian sebenarnya, mengingat hasil autopsi jenazah korban dari Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Rumah Sakit Bayangkara sudah keluar.
"Nanti kasusnya tetap digelar. Informasi akan kami sampaikan setelah ada hasil gelar perkara," kata Kombes Komang Suartana saat dikonfirmasi di Makassar, Jumat.
Selain itu, katanya, gelar perkara bertujuan untuk pendalaman dan mencari kebenaran yang bersangkutan apakah masih ada ketergantungan narkotika atau tidak selama menjalani masa tahanan.
Dia menekankan kasus itu tetap menjadi atensi kepolisian untuk mengusut kejadian sebenarnya dan perkaranya akan digelar secara internal.
Mengenai hasil autopsi korban, kata dia, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Hasil itu berdasarkan tim dokter kesehatan kepolisian dengan menyebut bahwa ditemukan pembengkakan pada organ tubuh almarhum.
"Bila dilihat dari hasil autopsi, ada pembengkakan jantung. Kedua, ada masalah penggunaan amfetamin dan metafetamin yang diduga sabu-sabu," katanya.
Hasil autopsi kematian napi kasus narkoba seusai dijemput polisi dari lapas telah keluar. Apa hasilnya?
- Polres Tanjung Priok Intensifkan Patroli Selama Libur Lebaran
- Arus Balik Lebaran Meningkat, Tol Semarang-Batang Terapkan Contraflow
- Arus Balik Lebaran, Jalur Nagreg Menuju Bandung Dipadati Kendaraan pada Kamis Malam
- 18 Mobil Terbakar di Banjarbaru, Kok Bisa?
- Berita Terbaru dari Polda NTT Perihal Kasus Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Lukman
- Angka Kecelakaan Mudik Turun, Anggota Komisi III Minta Semua Pihak Optimalkan Pelayanan