Seusai Klarifikasi Soal Wayang, Ustaz Khalid Basalamah Ingatkan Bahaya Bagi Penyebar Fitnah

Pertanyaan ini menurutnya juga sama dengan cara bertobat mereka yang berprofesi lainnya, seperti pedagang atau guru.
Sebab dalam Islam, untuk bertobat tidak memandang profesi atau latar belakang apapun orang tersebut.
"Maka saya sebagai dai muslim menjawab umumnya kalau kaum muslim (cara taubatnya, red.) tobat nasuha, tobat yang benar," bebernya.
Ketiga, Ustaz Khalid juga mengaku ditanya jika seorang dalang bertobat, bagaimana nasib wayangnya.
"Saya katakan untuk dia secara individu dimusnahkan. Sebatas itu," jelas Ustaz Khalid.
Jawaban tersebut, tegas Ustaz Khalid, dirinya sama sekali tidak berpikir atau punya niat menghapus wayang dari sejarah nenek moyang Indonesia.
"Anda mau melakukannya itu hak Anda. Kami sedang ditanya, mohon maaf, lingkup di taklim kami," tegasnya.
Ustaz Khalid menambahkan klarifikasi yang dibuatnya ini bukan berarti dirinya membenarkan sikap, tetapi hanya untuk menjelaskan kejadian yang sebenarnya.
Ustaz Khalid Basalamah telah menyampaikan klarifikasi tak pernah menyebut mengharamkan wayang, kini dia mengingatkan bahaya bagi penyebar fitnah
- Quraish Shihab Sebut Para Penyebar Fitnah dan Hoaks Bisa Masuk Neraka
- Memaknai Peperangan di Padang Kurusetra Dalam Epos Mahabarata
- Pesan Megawati di Acara Wayang, Hasto: Tahun Ini, PDIP Menghadapi Vivere Pericoloso
- Kasus Ustaz Dianiaya Gegara Ceramah soal Korupsi, Sahroni: Mencurigakan!
- Luruskan Laporan Media, AMTI Tegaskan Tidak Pernah Merilis Pernyataan Resmi soal PPN
- Sosialisasi Empat Pilar MPR, Lestari Moerdijat Hadirkan Pertunjukan Wayang Kulit