Shein Menjadi Perusahaan Terkenal di Tiongkok, tetapi Apa yang Dikorbankan?

Apakah Gen Z mulai tinggalkan 'fast fashion'?
Kekhawatiran terhadap industri 'fast fashion' sepertinya semakin nampak.
Kini semakin banyak unggahan dengan tanda tagar #boycottshein di TikTok.
"Ketika saya membeli barang dari Shein, rasanya seperti momen yang terlalu baik untuk jadi kenyataan," kata Lizzie.
"Lalu kebenaran perlahan terkuak dan saya mulai paham implikasi dari membeli produk dari perusahaan fast fashion."
"Saya mulai menghindarinya dan rasanya kebanyakan influencer yang saya kenal juga menghindari perusahaan fast fashion."
Waktu akan menjawab kapan Shein dan perusahaan 'fast fashion' akan menangani masalah ini.
Namun hingga kini perusahaan tersebut masih merupakan aplikasi belanja nomor satu di Australia.
Diproduksi oleh Natasya Salim dari laporan ABC News dalam bahasa Inggris
Sebuah laporan menguak tempat kerja yang tidak aman dan pekerja di bawah umur ditemukan di perusahaan 'fast fashion' Shein asal Tiongkok
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Kaya Susah
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana