Shutdown Tak Kunjung Usai, Pegawai Federal AS Hidup dari Sedekah

jpnn.com, WASHINGTON - Shutdown parsial pemerintah AS yang belum tahu kapan berakhir tersebut membuat sekitar 800 ribu pegawai federal kelimpungan. Pasalnya, gaji mereka tidak bisa dicairkan.
Sebagian pegawai akhirnya memilih menjual barang-barangnya untuk memenuhi kebutuhan. Ada pula yang mencari donasi.
Sejak shutdown 22 Desember lalu, lebih dari 1.500 kampanye donasi di GoFundMe dibuka untuk para pegawai federal.
Sementara itu, acara tahunan Women’s March kembali digelar di 31 kota di seluruh dunia.
Di AS, mereka berkumpul di Washington, New York, Philadelphia, dan berbagai kota besar lainnya.
Para perempuan yang ikut dalam aksi tersebut membawa bermacam-macam spanduk yang mengusung berbagai isu. Termasuk tembok di perbatasan Meksiko dan shutdown.
Legislator Demokrat Alexandria Ocasio-Cortez ikut dalam aksi di New York. (jpc)
Sekitar 800 ribu pegawai federal Amerika Serikat tak gajian akibat shutdown parsial. Sebagian yang terdampak terpaksa minta sumbangan demi bertahan hidup
Redaktur & Reporter : Adil
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Marwan Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Tarif Impor Baru yang Diumumkan Trump
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos
- Donald Trump Makin Berniat Mencaplok Greenland
- Dunia Hari Ini: Amerika Serikat Krisis Telur, Sampai Terpaksa Impor
- BAZNAS Salurkan Rp 24,3 Miliar Sedekah Konsumen Alfa Group untuk Pengentasan Kemiskinan