Si Paman Lupa Sudah Berapa Kali Cabuli Keponakan
jpnn.com, SUKAMARA - PN (21), warga Kecamatan Permata Kecubung, Kabupaten Sukamara, Kalteng, mencabuli keponakannya sendiri, sebut saja Mawar (7).
Ironisnya, perbuatan itu dilakukan selama dua tahun sejak sejak 2015 silam dan baru terbongkar saat korban mengeluh sakit setiap kali buang air kecil.
Ibu korban yang curiga dengan kondisi anak perempuannya, mencoba untuk menanyakan, Kamis (12/10).
Mawar pun menceritakan bahwa dirinya dicabuli PN yang tak lain adalah pamannya sendiri. Mendengar cerita anaknya, sang ibu tampak kaget.
Karena tak terima dengan kejadian itu, ibu korban langsung melaporkan tersangka yang diketahui bekerja di salah satu perusahaan sawit ke Polsek Permata Kecubung, Jumat (13/10).
“Anggota (polisi) langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan satu orang diduga ada kaitannya dengan kasus ini bernama PN,” kata Kapolres Sukamara AKBP Rade M Sinambela melalui Kapolsek Permata Kecubung Ipda Maulana Rahmat Al Haqqi, Sabtu (14/10).
Kepada penyidik, PN mengakui telah mencabuli korban selama kurang lebih dua tahun atau sejak 2015 dan baru terungkap beberapa hari yang lalu.
PN melakukan pencabulan terhadap Mawar yang merupakan anak dari kakak kandungnya itu. Pelaku yang masih berstatus bujangan itu mengungkapkan bahwa perbuatannya hanya untuk pelampiasan hawa nafsu saja.
Si Paman melakukan penculan terhadap keponaannya selama dua tahun dan baru terbongkar saat korban mengeluh sakit setiap kali buang air kecil.
- 16 Anak di Pinrang Korban Pencabulan, Pelakunya Tak Disangka
- Kasus AKBP Fajar Cabuli Bocah, Mahasiswi Bernama Stefani Jadi Tersangka
- Pria di Jepara Cabuli Wanita Difabel, Aksinya Terekam CCTV, Begini Modusnya
- Puan Harapkan Korban Pencabulan Eks Kapolres Ngada Bisa Direhabilitasi
- Modus Pelaku Pencabulan di Tebet Diungkap Ayah Korban
- Analisis Reza soal Kejahatan AKBP Fajar Pemangsa Anak-Anak