Si Penyelamat Industri Musik
Jumat, 07 Oktober 2011 – 09:40 WIB

Si Penyelamat Industri Musik
STEVE Jobs memang bukan musisi. Dia juga bukan produser musik. Tapi, kalau ada sosok yang bisa dianggap berjasa menyelamatkan industri musik Amerika Serikat "yang juga menjadi kiblat dunia" dari stagnasi di awal milenium baru ini, pria yang tak lulus kuliah itulah orangnya. Di tengah-tengah suasana yang panas itulah, Jobs muncul. Dia meyakinkan label-label rekaman besar bahwa fans yang mengunduh musik itu bukan pencuri. Mereka adalah pencinta musik yang harus difasilitasi keinginannya untuk bisa mendapat lagu dari penyanyi atau band idola secara gampang dan cepat. Mereka rela membayar untuk itu.
Sebab, tanpa toko musik digital iTunes yang didirikan Jobs pada 2003, perseteruan musisi plus produser dengan fans dan situs-situs yang menggratiskan download lagu. Produser bahkan mengancam siapa saja yang mengunduh lagu secara ilegal akan diseret ke meja hijau.
Baca Juga:
Fans menjadi mengambil jarak. Bukan karena tak doyan musik lagi, tapi menganggap musisi dan produser sebagai entitas yang sombong. Mereka yang sudah demikian kaya ternyata tetap tak mau berbagi.
Baca Juga:
STEVE Jobs memang bukan musisi. Dia juga bukan produser musik. Tapi, kalau ada sosok yang bisa dianggap berjasa menyelamatkan industri musik Amerika
BERITA TERKAIT
- Hamas Kecam Keras Israel yang Menunda Pembebasan Warga Palestina
- Menlu Sugiono Rayu Belanda demi Sukseskan Program Prioritas Indonesia
- Ini Layanan Medis Bedah Robotik Canggih di Pantai Hospital Ayer Keroh
- Mimpi Berkuasa Lagi, Donald Trump versi Amerika Selatan Malah Terjerat Kasus Kudeta
- Pesawat Delta Airlines Jatuh saat Mendarat di Toronto, Belasan Orang Terluka
- Ramadan Sebentar Lagi, Arab Saudi Kembali Siapkan Paket Bantuan untuk Indonesia