Si Walet Milik Bung Karno Nyaris Dipotong-potong

Beberapa misinya dilakukan di Asia Tenggara. Di antaranya saat pertempuran di Dien Bien Phu, Vietnam dan pemberontakan PRRI/Permesta di Indonesia.
Dia tertangkap oleh TNI AU ketika usahanya mengebom armada gabungan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dengan pesawat pembom B-26 Invader AUREV gagal dan akhirnya berhasil ditembak jatuh.
Pesawatnya jatuh ditembak oleh P-51 Mustang milik Angkatan Udara yang diterbangkan oleh Ignatius Dewanto.
Namun kesaksian lain mengatakan, pesawatnya tertembak oleh tembakan gencar yang dilakukan armada Angkatan Laut Republik Indonesia.
Lebih lanjut Heri mengatakan, dalam melakukan restorasi helikopter tersebut, dirinya menggunakan dana pribadi.
Pada 2011 itu, dirinya merasa kekurangan dana untuk merenovasi helikopter pertama Indonesia tersebut. Namun beruntung, dirinya mendapat bantuan dari pemerintah daerah Kota Batu.
”Akhirnya saya bekerja sama dengan pemda Kota Batu untuk renovasi helikopter tersebut, dengan perjanjian setelah jadi akan disimpan di Museum Angkut Kota Batu,” tutur dia.
Saat itu, dirinya pun mulai mencari bahan-bahan pengganti. Mulai dari bodi hingga spare part yang diperlukan.
Bukan hal mudah untuk memperbaharui kendaraan tua. Hal ini lantaran sudah tidak ada lagi pabrik spare part kendaraan tua.
- Pesawat PSA Airlines dan Heli Militer Tabrakan di Udara, Donald Trump Murka
- Prabowo Singgung Politikus Senior dan Diplomat, Presiden India Ungkit soal Bung Karno
- Tuduhan Bung Karno Pengkhianat Dicabut, Megawati Berterima Kasih ke Rakyat dan Prabowo
- TAP MPRS Terkait Bung Karno Dihapus, Megawati: Terima Kasih Presiden Prabowo
- Dansa 90
- Baharkam Polri Siapkan 3 Ambulans Udara Selama Nataru