Siap-siap Ya! BP Batam Bakal Cabut 27 Izin Lahan Tidur

Setelah proses pemanggilan akan dilakukan verifikasi. Dan dari data yang telah dikumpulkan, BP Batam akan mengetahui siapa saja pemilik lahan tidur yang masih berniat melakukan pembangunan atau tidak.
"Kalau tidak ya serahkan kembali ke negara," katanya.
Sementara Kepala Kantor Pengelolaan Lahan BP Batam, Imam Bachroni, mengatakan pihaknya menerapkan kebijakan pembatalan prioritas bagi para perusahaan pemilik lahan tidur.
Izin alokasi lahan memang dicabut, namun mereka diberi waktu 10 hari untuk mengajukan proposal untuk memohon kembali alokasi lahan yang telah dicabut BP Batam.
"BP Batam berhak mencabut izin alokasi lahan yang ditelantarkan. Namun berdasarkan Perka BP Batam Nomor 11, sifatnya adalah pembatalan prioritas," ungkap Imam di gedung BP Batam.
Imam kemudian menjelaskan sejumlah persoalan yang diperoleh ketika melakukan pemanggilan.
Sejumlah permasalahan antara lain ternyata banyak perusahaan yang telah dijual. Ada juga yang sudah pindah alamat tanpa memberitahu BP Batam.
"Dan ada juga lahan yang telah berpindah tangan tanpa sepengetahuan kami," jelasnya.
BATAM - BP Batam juga terus berupaya menepati janjinya untuk menarik semua lahan tidur di Batam, Kepulauan Riau. Setelah mencabut delapan izin
- Gubernur Herman Deru Komitmen Bantu Perbaiki Jalan dan Membangun RTLH di Ogan Ilir
- Wajah Baru di Polda Jateng, 2 Jenderal Melesat ke Mabes Polri
- Jurnalis UIN Walisongo Diteror Seusai Meliput Diskusi Militerisme
- Seleksi PPPK Tahap 2 Daerah Ini Bulan Depan, 904 Honorer Memperebutkan 103 Sisa Formasi
- Gegara Membawa Sabu-Sabu, Petani Ditangkap Polres Flores Timur
- Mantan Bupati Lampung Timur Jadi Tersangka Korupsi, Langsung Ditahan