Siapa Pasien Pertama Virus Corona yang Telah Mengubah Hidup Kita

Dalam skenario itu, tanpa vaksin, kita akan mengalami wabah modern dengan kematian global yang mungkin mencapai ratusan juta.
Sejumlah pakar menyebutkan, paparan virus corona terutama berasal dari keinginan untuk makan daging.
Di saat dunia terglobalisasi di mana orang dan barang mengalir dengan bebas, kuman dan virus dapat menyebar dalam waktu singkat.
Jika pencegahan virus turunan hewani tidak dimungkinkan, maka kesiapsiagaan menghadapi pandemi berikutnya sangat penting.
Kemampuan untuk menguji dan melacak terbukti sangat penting dalam perjuangan untuk mengendalikan, menekan, dan mungkin menghilangkan ancaman baru.
Sistem politik yang transparan pada saat krisis merupakan penyelamat.
Bahkan negara terkaya di dunia gagal bertindak cukup cepat untuk mencegah bencana.
Di New York, lubang kubur yang penuh dengan peti mati mencerminkan kegagalan mengatasi hal ini.
Bayangkan menjadi orang pertama. Di tahap awal. Yaitu, orang pertama yang terinfeksi virus corona
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana