Siapa Yang Berhak Mendapatkan Paket Subsidi Upah di Australia?

Karenanya pemegang working and holiday visa (WHV), pekerja sementara, pemegang visa bridging, dan mahasiswa internasional tak berhak mendapatkannya.
Seorang pakar migrasi telah meminta Pemerintah Australia untuk mempercepat aplikasi mereka yang sedang mengajukan Permanent Resident (PR), sehingga mereka bisa mengakses dana bantuan ini.
Mark Glazbrook, Direktur Eksekutif dari Migration Solutions mengatakan Pemerintah Australia juga harus memperlua kriteria mereka yang menerima.
"Banyak di antara mereka yang tidak bisa menopang kebutuhan sendiri, tak ada akses untuk memenuhi kebutuhan mendasar, makanan, atau pelayanan kesehatan," kata Mark.
"Saya rasa sebagai sebuah neagra, kita harus memiliki tanggung jawab untuk menjaga orang-orang yang sekarang ini berada di Australia," tambahnya.
Siapa yang berhak terima subsidi ini?
Pemerintah memperkirakan hampir setengah dari total tenaga kerja Australia akan menerima pembayaran subsidi ini selama enam bulan ke depan.
Artinya, ada enam juta orang di perusahaan-perusahaan yang paling terpukul oleh penutupan dan kemerosotan ekonomi dari total tenaga kerja yang berjumlah sekitar 13 juta orang.
Pekerja penuh waktu, karyawan paruh waktu, pebisnis, dan pekerja lepas, yang telah bekerja di perusahaan atau perusahaan nirlaba selama setidaknya satu tahun, dapat mendapatkan upah subsidi ini, jika mereka masih tercatat bekerja di perusahaan pada 1 Maret 2020.
Pemerintah Federal Australia menggelontorkan subsidi upah senilai AU$ 130 miliar bagi para pelaku usaha yang terkena dampak pandemik virus corona
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Pemerintah Australia Umumkan Anggaran Baru, Ada Kaitannya dengan Migrasi
- Terungkapnya Tindakan Kekerasan di Sejumlah Pusat Penitipan Anak di Australia
- Kabar Australia: Gaji AU$ 100.000 Belum Tentu Cukup untuk Sewa Rumah
- Bagaimana Peluang Timnas Indonesia Lulus Piala Dunia 2026 Seusai Dihajar Australia?
- Timnas Indonesia Kalah Terlalu Banyak, Kluivert: Kami Tak Pernah Menundukkan Kepala