Sibuk dengan Urusan Politik, PDIP Sindir Golkar

jpnn.com - JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno mengatakan, pernyataan Partai Golkar yang akan mengusung Sri Mulyani Indrawati sebagai bakal calon wakil presiden mendampingi petahanan Joko Widodo di pemilu presiden 2019, baru sebatas wacana.
"Itu masih wacana sajalah. Belum merupakan keputusan partai. Itu hanya lontaran-lontaran. Masih dinilah," kata Hendrawan, di Gedung DPR, Senayan Jakarta, Senin (5/9).
Karena masih lontaran-lontaran, sebagai kader, Hendrawan belum akan menyampaikan sikap Partai Golkar itu ke Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
"Belum perlu disampaikan. Kalau itu disampaikan nanti melebar. Begini lho, yang disampaikan ke ketua umum yang penting-penting saja. Kan Ibu Mega juga punya radar dan banyak staf," ujarnya.
Menurut wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Tengah X itu, terlalu dini bicara bakal calon presiden dan wakil presiden.
"Ini masih lama, justru kalau kita terlalu gencar dan banyak berbicara politik bisa habis energi kita untuk akselerasi pembangunan," tegasnya.
Dia ingatkan, saat ini partainya fokus pada pencapaian target pemerintah. Seperti pembangunan tenaga listrik 35 ribu mega watt, bendungan dan bandara serta kedaulatan pangan.
"Kami konsentrasi ke sana. Kalau sudah terlalu disibukan dengan urusan-urusan politik, nama-nama orang bermunculan, nanti malah konsentrasinya buyar," pungkas Hendrawan.(fas/jpnn)
JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno mengatakan, pernyataan Partai Golkar yang akan mengusung Sri Mulyani Indrawati sebagai
- KAI Group Layani 16,3 Juta Pelanggan Selama Masa Angkutan Lebaran 2025
- Pemerintah Siapkan Retret Gelombang Kedua untuk Kepala Daerah
- Hadapi Puncak Arus Balik, Korlantas Akan Terapkan One Way Nasional, Catat Tanggalnya
- Sopir Mengantuk, Mobil Pemudik Terjun ke Jurang di Garut Selatan
- Polemik Mobil Dinas, Supian Suri Berpotensi Korupsi
- Libur Lebaran, 2 Wisatawan Hilang Tenggelam di Pantai Garut