Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2019 Dipercepat, PA 212 Berkeras Tetap Mobilisasi Massa

"Menghindari demo enggak juga, karena mau tanggal berapa pun demo pasti ada. Kita enggak pernah diam-diam kok. Mau putusan 28 Juni kalau ada demo juga pasti demo," tambah Fajar.
Pendukung berkeras gelar aksi

Sebelumnya memang telah beredar selebaran aksi bertajuk Halal Bi Halal Persaudaraan 212, dimana massa pendukung kubu 02 dari PA 212, GNPF, dan sejumlah organisasi lain akan menggelar aksi mengawal sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) setiap hari mulai tanggal 24-28 Juni 2019 di seluruh ruas jalan di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta.
Pada Senin 924/6/2019), puluhan massa dari aksi ini sudah mulai berdatangan ke Gedung Mahkamah Konstitusi.
Sekitar 30 orang tampak datang dengan membawa sejumlah poster dan satu unit mobil komando.
Juru bicara PA 212, Novel Bamukmin mengatakan aksi yang akan digelar setiap hari mulai Senin (24/6/2019) ini merupakan bentuk antisipasi dipercepatnya pembacaan putusan sidang sengketa Pilpres 2019 di MK.
"Kita gak kaget seperti KPU kemarin sudah ada indikasi [dipercepat] seperti itu makanya kita siap-siap, sudah pasang kuda-kuda dari tanggal 14 kita sudah aksi and puncaknya nanti yang tadinya kita rencanakan tanggal 28, akan kita buat tanggal 26," kata Novel saat dihubungi wartawan ABC di Jakarta.
Novel Bamukmin juga menambahkan pihaknya memastikan aksi yang akan dilakukan massa PA 212 akan berlangsung damai.
"Kita hendak memberikan masukan dan dorongan untuk MK mengambil sikap yang adil terbuka dan tidak takut pada intervensi siapapun, jadi tanggal 27 kita akan turun. Sedangkan paakah tanggal 28 akan turun, itu tunggu arahan BPN," tambahnya.
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi