Sikat Mafia Tanah, Menteri Hadi Mengaku Sering Diancam
Senin, 19 Desember 2022 – 21:31 WIB

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto. ANTARA/HO/Kementerian ATR
Tujuan dari "sertifikasi air" yang dimaksud oleh Hadi, ialah untuk mengamankan aset tanah di wilayah danau tersebut.
"Ke depan, danau itu terjadi sedimentasi, jadi tanah. Begitu sudah jadi tanah, dia jual," ucap Hadi.
Dia juga menjelaskan biasanya oknum mafia tanah hadir di tanah yang bermasalah, atau tanah yang memiliki nilai jual tinggi.
Namun, Hadi menegaskan akan terus memberantas mafia tanah karena telah didukung oleh empat pilar, yakni BPN, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan badan peradilan.
"Pak Kapolri mengatakan akan dukung 1.000 persen. Kapolda, bareskrim siap dukung saya apabila ada permasalahan," tegas Hadi. (antara/jpnn)
Demi memberantas mafia tanah, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto telah menyikat 14 oknum kepala kantor wilayah BPN, meski mendapat ancaman.
Redaktur & Reporter : M. Rasyid Ridha
BERITA TERKAIT
- Kejari Muba Tetapkan H Alim dan Amin Mansyur Tersangka Kasus Mafia Tanah
- DPR Bentuk Panja Usut Mafia Lahan di Batam, Pengamat: Panggil Menteri ATR/BPN
- Bamsoet Kembali Dorong Berantas Mafia Tanah, Sebut 2 Hal Ini Jadi Kunci Utama
- Komite I DPD Apresiasi Langkah Menteri Nusron Wahid Menyelesaikan Kasus Pagar Laut
- Mendesak Audit Sistem Informasi dan Rotasi Pejabat ATR/BPN Kanwil Jawa Barat
- IPW Laporkan Penyidik Polres Kutai Barat ke Propam Mabes Polri, Begini Alasannya