Simak Pengakuan Istri Terduga Teroris yang Mendatangi Polda Sumut

Dia hanya tahu yang membawa suaminya pihak Polda Sumut.
“Saya hanya disuruh menunggu kabar. Namun hingga kini sudah tujuh hari belum dapat kabar. Bagaimana keadaannya, posisinya di mana. Saya khawatir," tutur ibu dari tiga orang anak ini.
NH berharap, dia segera bertemu dengan suaminya.
Dia menjelaskan, selama ini suaminya memberikan pengobatan refleksi kepada warga yang membutuhkan pertolongan di rumah orang tuanya. Selain itu, mereka juga berjualan di rumahnya.
NH tidak tahu apa penyebab suaminya ditangkap.
Menurutnya, selama ini suaminya baik-baik saja dan tidak ada hal-hal yang mencurigakan.
“Baik-baik saja. Mencari nafkah untuk kami. Tidak ada yang mencurigakan,” tuturnya.
Hal senada juga dikatakan istri terduga teroris lainnya, TN (42), warga Jalan Karya, Karang Berombak, Medan Barat.
Istri terduga teroris itu berprofesi sebagai guru, satu lagi ibu rumah tangga. Apa kata mereka?
- Polisi Diserang Saat Gerebek Sarang Narkoba di Medan, 7 Orang Langsung Ditangkap
- Begal Bawa Senjata Api dan Parang Ditembak Petugas Polda Sumut
- Tim Deradikalisasi BNPT Berkomitmen Layani Warga Binaan Terorisme Secara Humanis
- Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Dibongkar Polisi, Sahroni Mengapresiasi
- Eks Tokoh JI Nasir Abbas Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa
- 273 Mahasiswa UMTS Jadi Korban Penipuan, Miliaran Uang Kuliah Melayang, Waduh!