SIMAK! Permintaan Anindo untuk Parpol Pengusung Ahok

Di bagian lain, Edwin mengingatkan, bahwa sesungguhnya dalam pemilihan kepala daerah di Tanah Air sudah tidak ada lagi dikotomi yang berbau suku, agama, ras dan antar golongan.
Sebagai contoh beberapa kepala daerah yang beragama Kristen/Katolik, etnis tertentu pun bisa menjadi wali kota/bupati dan gubernur di daerah yang mayoritasnya beragama Islam.
Contohnya, Wali kota Solo FX Rudi, mantan Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang, dan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis dan banyak lagi lainnya terang Edwin.
Sementara Riano Oscha yang juga Ketum Laskar Rakyat Jokowi menilai, pola komunikasi Ahok tidak sejalan dengan cita-cita dan amanat reformasi. “Bahkan beberapa statement Ahok saya nilai sangat berbahaya bagi masa depan demokrasi yang telah diperjuangkan. Seperti statement tembak di tempat bagi para pengunjuk rasa,” tandas Riano.
Riano juga meminta agar dalam setiap langkah dan geraknya, Ahok seolah-olah mendapat dukungan dari Presiden Jokowi.
“Padahal Presiden Jokowi sendiri telah menegaskan, bahwa dirinya dalam posisi netral dalam pelaksanaan pilkada di seluruh tanah air,” tandasnya.
Sedangkan Bob Randilawe yg juga ketua Prodem meminta agar dalam menerapkan kebijakannya agar tidak selalu menekankan pembangunan infrastruktur yang dalam implementasinya mengorbankan masyarakat miskin.
“Ahok harus adil dan melakukan pendekatan manusiawi terhadap masyarakat miskin di dalam setiap kebijakannya. Jangan asal main gusur,” tandas Bob.(fri/jpnn)
JAKARTA – Ketua Umum Aliansi Nasionalis Indonesia (Anindo), Edwin Henawan Soekowati, meminta Partai politik (Parpol) pengusung Calon Gubernur
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?
- Keponakan Jadi Komisaris di BUMN, Surya Paloh Bilang Begini
- Ini Respons Dasco atas Kebijakan Trump soal Tarif Impor
- Kemendagri Tegaskan Komitmen Dukung Kelancaran PSU Pilkada 2024 di 6 Daerah Ini
- Marwan Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Tarif Impor Baru yang Diumumkan Trump