Simpan Gundik Dianggap Adat Prancis
Kebijakan Sarkozy Soal Larangan Perempuan Bercadar jadi Blunder
Selasa, 27 April 2010 – 12:26 WIB

Presiden Prancis Nicolas Sarkozy. Foto : The Telegraph
Namun pengacara Hebbadj menegaskan bahwa kliennya tidak bisa kehilangan status sebagai warga negara Preancis karena sudah mendapatkannya lebih dari 10 tahun.
Hebbadj yang memiliki sebuah toko daging halal dan mengendarai Range Rover baru, kini menjadi simbol pertentangan di antara dua belah pihak, seiring rencana Sarkozy membuat aturan tentang larangan bagi muslimah menutupi wajahnya dengan cadar di tempat umum.
Rencana Sarkozy itu memang berisiko secara konstitusi. Bahkan surat kabar berpengaruh di Prancis, Le Monde, menyesalkan kebijakan Sarkozy. Namun suami Carla Bruni itu mengaku siap mengambil risiko itu.
"Burka adalah perangkap. Sebuah perangkap yang bodoh. Sebuah perangkap yang tidak layak," katanya.(ara/jpnn)
PARIS – Hubungan antara pemerintah Perancis dengan warganya yang beragama Islam kembali menghangat. Rencana Presiden Nicolas Sarkozy melarang
Redaktur & Reporter : Antoni
BERITA TERKAIT
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos