Simpanan dan Kredit Valas Tertekan Penurunan Impor
Minggu, 09 Oktober 2016 – 01:04 WIB

BI. Foto: JPNN
Mirza menjelaskan, secara year to date (ytd) pertumbuhan kredit dalam rupiah dan dana pihak ketiga (DPK) dalam rupiah tetap tumbuh. Meskipun pertumbuhannya masih berada dalam kisaran single-digit, yakni lima persen ytd.
”Tapi, karena kredit valasnya itu turun, DPK (simpanan, Red) valasnya itu turun juga sehingga secara year to date (pertumbuhan) kreditnya baru tumbuh sekitar 2,5 persen sampai Agustus,” katanya. (dee/c11/sof/jos/jpnn)
JAKARTA – Lesunya penyaluran kredit valuta asing membuat pengucuran kredit perbankan juga melambat. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Masih Rp 91.600 Per Kilogram
- Polda Jateng: Lonjakan Arus H+1 hingga H+3 Jadi Anomali Mudik Lebaran 2025
- Harga Emas Antam, UBS, Galeri24 di Pegadaian Hari Ini Kamis 3 April, Cek Perbandingannya
- Harga Emas Antam Hari Ini 3 April Naik Lagi, Berikut Daftarnya
- Arus Balik Lebaran 2025 Mulai Padat
- Pertamina UMK Academy Berhasil Bawa Ribuan Produk UMKM Go Global