Simulasi UNBK Diwarnai Server Error
jpnn.com, SURABAYA - Siswa kelas XII SMA/MA sederajat di Surabaya mengikuti simulasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK) serentak.
Tak terkecuali siswa homeschooling. Mereka mengikuti uji coba yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) itu di sekolah negeri terdekat.
Salah satunya, SMPN 12. Ada lima pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) yang turut melakukan uji coba di sana.
Mereka menggunakan fasilitas komputer dan server sekolah. Penempatan itu ditentukan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya berdasar lokasi, fasilitas, dan daya tampung.
Sebagian besar PKBM memang tidak memiliki fasilitas yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan UNBK mandiri.
"Saat pembelajaran, para siswa sehari-hari membawa laptop sendiri," ungkap Fragraria Vesa, manager Homeschooling Pena.
Simulasi didesain mirip dengan UNBK sebenarnya. Di Pena, ada 34 siswa yang mengikuti UNBK tahun ini.
Terdiri atas 25 siswa IPS dan 9 siswa IPA. Namun, hanya 56 persen atau 19 siswa yang mengikuti simulasi kemarin.
Dalam simulasi UNBK ada empat mata pelajaran yang diujikan degan pembagian jadi dua sesi.
- Gangguan PDN Bikin Panik, Komisi I: Kominfo Harus Menjelaskan ke Publik
- Wabah Virus Corona, Akhirnya Kemendikbud dan DPR Sepakat Meniadakan UNBK
- Kemendikbud Klaim UNBK SMK Lancar
- Disdik Provinsi Jabar Siap Gelar UNBK SMA, SMK
- Salut, Ada 19% Peraih Nilai Tinggi UNBK SMA/MA dari Keluarga Kurang Mampu
- USBN dan UNBK Digelar Mulai Hari Ini, Ketum IGI: Guru Jangan Bantu Siswa