Singapura Bisa Bekukan Rekening Emirsyah dan Soetikno
jpnn.com - jpnn.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan belum menjadwalkan pemeriksaan tersangka suap pembelian pesawat Airbus dan mesin pesawat Rolla-Rocye, mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar.
"Tersangka (Emirsyah) belum akan diperiksa dalam waktu dekat. Akan kami sampaikan kalau jadwal sudah ada," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (1/2).
Febri mengatakan, penyidik sampai saat ini masih fokus pada pemeriksaan saksi dan pengumpulan barang bukti.
Hal itu untuk memperkuat sangkaan kepada Emirsyah dan Beneficial Owner Connaught International Pte Ltd yang juga pendiri Muji Rekso Abadi (MRA) Group Soetikno Soedarjo.
Karenanya sampai saat ini penelusuran masih dilakukan dengan memeriksa saksi.
"Penyidik masih fokus kepada saksi dan dokumen yang ditemukan penggeledahan," ungkap Febri.
Emirsyah yang saat ini menjabat sebagai Chairman MatahariMall.com, itu disangka menerima suap dalam bentuk uang senilai USD 2 juta.
Ada juga dalam bentuk barang senilai USD 2 juta yang tersebar di beberapa negara.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan belum menjadwalkan pemeriksaan tersangka suap pembelian pesawat Airbus dan mesin pesawat Rolla-Rocye,
- Kasus Emirsyah Satar, Mantan Ketua Komjak Sebut Dakwaan Jaksa Kabur
- Pakar Hukum: Kasus Emirsyah Satar di Kejaksaan Ne Bis in Idem
- Jaksa Agung Ungkap Peran Emirsyah dan Soetikno di Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda
- Emirsyah Satar & Soetikno Tersangka Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda Indonesia
- Garuda Masker Lima
- Resmi Jadi Tersangka, Eks Petinggi Garuda Langsung Diseret ke Sel KPK