Singapura Jadi Negara Paling Banyak Berinvestasi di Batam

jpnn.com, BATAM - Kepala Badan Pengusaha (BP) Batam, Edi Irawadi Putra mengatakan Singapura masih menjadi salah satu investor terbesar di Batam, Kepri.
Sebagai salah satu negara yang berinvestasi terbesar di Batam, Singapura menduduki peringkat pertama dengan nilai investasi kurang lebih dari 743 juta Dolar Amerika.
Untuk menarik investasi sebanyak-banyaknya dari Singapura, BP Batam selalu melakukan kegiatan promosi di negara singa tersebut.
BACA JUGA: Pembalap Arif Murizal Meninggal, Tim Kejurnas Motorprix Ramai-ramai Undur Diri
“Ini merupakan bentuk keseriusan Singapura dalam melakukan investasi di Batam. Harapan BP Batam melalui acara ini dapat terus menarik para calon investor baru asal Singapura khususnya yang berinvestasi di Batam," katanya, Sabtu (27/7).
Dalam menggelar kegiatan promosi, BP bekerja sama dengan BKPM Indonesia di Singapura, Kementerian Perdagangan RI dan Forum Bisnis Singapura (SBF) dalam mempromosikan wilayah-wilayah di seluruh Indonesia yang tentunya memiliki potensi investasi yang sangat menjanjikan seperti Batam.
BACA JUGA: Ryamizard Ryacudu: Setiap Anggota TNI Tidak Boleh Punya Ambisi Kekuasaan
Dalam catatan Badan Koordinasi Penanaman Modal, Indonesia menduduki peringkat ke 9 negara yang paling aman dan stabil dalam bereformasi di dunia dimana Singapura menduduki peringkat ke 1, Norwegia, Iceland, Finland, Uzbeckistan, Hong Kong, Switzerland, Canada, Indonesia dan Denmark.
Kepala Badan Pengusaha (BP) Batam, Edi Irawadi Putra mengatakan Singapura masih menjadi salah satu investor terbesar di Batam, Kepri.
- Perkuat Diplomasi Kebangsaan RI Hadapi Geo-Ekonomi, Ibas Mendorong Kolaborasi ASEAN Plus
- Bertemu Menkeu AS, Menko Airlangga Bahas Tarif Resiprokal hingga Aksesi OECD
- Gandeng Telkomsel, Pegatron Resmikan Smart Factory Berbasis AI dan 5G di Batam
- Tak Risau, Sri Mulyani Sebut Rupiah Sejalan dengan Perekonomian Domestik
- Sepakat dengan IMF, Ekonom Bank Mandiri Sebut Indonesia Salah Satu Pusat Ekonomi Dunia
- LG Batal Investasi Baterai EV di RI, Prabowo Yakin Ada Investasi Negara Lain