Singapura
Oleh: Dhimam Abror Djuraid

Karena itu, tidak perlu terlalu dikhawatirkan terlalu berlebihan, tetapi harus disiapkan langkah-langkah antisipasi yang teliti.
Ini tentu langkah terobosan yang sangat berani. Sebuah langkah inovasi sosial yang pertama di dunia, yang bisa melepas sebuah negara dari ketakutan yang berlebihan terhadap pandemi ini.
Di Indonesia pemerintah masih kebingungan oleh serbuan varian baru yang seolah tiap hari muncul tanpa tahu kapan berakhir.
Sekarang ini pemerintah Indonesia kebingungan oleh varian Delta yang sangat ganas penularannya, sampai membuat sistem pelayanan kesehatan ambruk di beberapa daerah.
Indonesia masih belum punya strategi yang tepat untuk mengatasi pandemi ini.
Sekarang pun pemerintah masih maju mundur dalam menerapkan karantina wilayah.
Banyak yang mendesak agar pemerintah menerapkan lockdown total, tetapi pemerintah masih keukeuh dengan kebijakan karantina wilayah terbatas.
Singapura sudah bebas dari perdebatan itu. Bahkan, jika dibanding dengan negara-negara yang penanganannya bagus di Asia, seperti Korea dan Jepang, Singapura bisa disebut lebih maju dengan mempelopori "new normal" ini.
Covid-19 tidak akan bisa dihilangkan secara benar-benar tuntas. Covid-19 akan tetap ada dan akan menjadi semacam penyakit flu.
- Gemerlap Danantara
- Sanksi dan Denda Menanti Perusahaan Lalai Bayar THR
- Hotman Paris Disebut Langsung Bertolak ke Singapura Seusai Sidang Melawan Razman
- Menteri Trenggono: Kades Kohod & Staf Diberi Waktu 30 Hari Bayar Denda Rp 48 M
- Kades Kohod Disebut Bersedia Bayar Denda Pagar Laut Rp 48 Miliar
- SIF Perkuat Kemampuan Pendidik & Terapis Indonesia untuk Anak-Anak Berkebutuhan Khusus