Singgung Capres Pemarah, Pak JK Khawatir Kepala Negara Lain Kena Tonjok
Rabu, 10 Januari 2024 – 19:51 WIB

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla saat bertemu Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di Jakarta, Sabtu (6/5). Foto: Ricardo/JPNN.com
“Kami di sini tidak mengeklaim AMIN (Anies Baswdan - Muhaimin Iskandar, red) yang paling islami. Semuanya (paslon) Islam. Intinya memilih yang terbaik, harus ada pengetahuan, harus amanah, tablig, paling baik siapa, paling amanah siapa. Itu saja pegangannya, karena kita, kan, harus mengikuti ilmu Rasulullah," ucapnya.
Seusai acara itu, JK kembali menegaskan bahwa seorang pemimpin harus memiliki ketenangan.
"Pemimpin harus tenang, memiliki gagasan, jangan emosional, karena persoalan bangsa ini banyak, kalau tidak tenang pemimpin kita, tentu tidak baik. Tentu pemimpin jangan emosional," katanya.(mcr23/jpnn.com)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Jusuf Kalla meningatkan publik tidak salah memilih capres Pilpres 2024. Menurut dia, figur pemarah tidak cocok jadi presiden.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- Jokowi Cawe-Cawe di Pilpres 2024, Bukti Datang dari Prabowo
- Pernyataan Prabowo Menandakan Jokowi Memang Cawe-Cawe saat Pilpres 2024
- Pidato Prabowo Membuktikan Kebenaran Film Dirty Vote
- Bahas Polemik LPG di Istana, Bahlil Dapat Wejangan dari Jusuf Kalla
- Tiga Serangkai