SIP! Setkab Akhirnya Canangkan Zona Bebas Korupsi

jpnn.com - JAKARTA--Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi menyaksikan pencanangan pembangunan Zona Integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) di Sekretariat Kabinet. Meskipun terlambat, namun Setkab langsung menggebrak.
Sekretaris Kabinet Pramono Anung mewanti-wanti agar pejabat dan pegawai Setkab segera melaporkan harta kekayaannya, kalau tidak ingin tunjangan kinerjanya ditahan.
Menanggapi komitmen koleganya itu, Menteri Yuddy menyampaikan apresiasi. Meskipun pencanangan ini baru dilakukan, namun Yuddy optimis jika Setkab bisa menggapai tujuan lebih cepat. "Meskipun Setkab baru sekarang mencanangkan zona integritas , namun yang terpenting adalah finishnya," ujarnya saat memberikan sambutan Pencanangan dan Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas Sekretariat Kabinet, di kompleks Kantor Sekretariat Kabinet, Selasa (29/3).
Menurut Yuddy, langkah Setkab tersebut merupakan komitmen untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi. Semakin banyak unit kerja yang WBK/ WBBM diharapkan mampu menumbuh kembangkan budaya kerja birokrasi anti korupsi serta melayani publik.
Sampai 2015 ini, sudah 356 instansi pemerintah yang telah mencanangkan pembangunan zona integriitas menuju WBK/WBBM. Dari jumlah tersebut, 61 instansi di antaranya telah mengajukan 212 unit kerja untuk dinilai kelayakannya memperoleh predikat WBK/WBBM. Hasilnya,terdapat 33 unit kerja berpredikat WBK/WBBM.
Pencanangan ZI, menurut Yuddy, memerlukan komitmen kuat dari pimpinan instansi dalam pencegahan korupsi. (esy/jpnn)
JAKARTA--Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi menyaksikan pencanangan pembangunan Zona Integritas
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Pemprov DKI Berhemat Rp 1,5 Triliun Setelah Pangkas Biaya Perjalanan Dinas hingga FGD
- Pengamat: Efisiensi Anggaran Upaya Prabowo Mencegah Mark-up Uang Negara, Harus Didukung
- ISSF Dorong Pemberantasan Judi Online Multi Sektor
- Munas VII IKA PMII Dilanjutkan Hari Ini, Muqowan: Ayo Konsolidasi
- Belum Beres, Pemeriksaan 4 Polisi Intimidasi Lagu Sukatani Masih Berlangsung
- Polda Riau Sikat Penjahat Lingkungan, Selamatkan Rp 221 Miliar Kerugian Negara