Sisa 817 Kursi Haji, Berpotensi Jadi Rebutan
Masa Pelunasan BPIH Gelombang IV Ditutup
Rabu, 26 September 2012 – 04:16 WIB

Sisa 817 Kursi Haji, Berpotensi Jadi Rebutan
Diantara pihak yang sudah antri untuk mendapatkan sisa kursi ini adalah dari media massa, KBIH, kolega pejabat Kemenag, hingga kementerian dan lembaga negara lainnya. Kemenag mengatakan akan bersikap bijaksana dan adil dalam mengalokasikan sisa kursi ini.
"Masyarakat tenang saja. Karena sampai sekarang kami belum mendapatkan kepastian kapan masa pelayanan pengurusan visa haji akan ditutup," tutur menteri yang akrab disapa SDA itu. Dengan demikian, masih ada peluang jika sisa porsi yang berjumlah 817 kursi itu untuk dibagikan ulang ke sejumlah pihak tadi.
Di tengah ramainya usulan permohonan sisa kursi haji, SDA mengatakan pihaknya mempertimbangkan pekerjaan staf yang mengurusi soal persiapan haji. "Tentu tidak tepat, jika sampai saat ini masih ada banyak staf yang mengurusi pekerjaan di bidang persiapan pemberangkatan haji terus-terusan," kata dia. Padahal, saat ini seharusnya staf urusan haji sudah kosenterasi bekerja pada tahap pemberangkatan jamaah haji.
Ancaman Virus Corona
Sementara itu terkait ancaman virus corona, SDA meminta waspada dan selalu menjaga kebugaran. Bagi keluarga jamaah yang ada di tanah air, diminta untuk tetap tenang. "Informasinya alhamdulillah jamaah kita masih aman-aman saja," jelasnya. Dia menerangkan jika sampai kemarin belum ada kabar jamaah haji Indonesia yang terserang virus tersebut.
JAKARTA - Masa pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) reguler gelombang empat ditutup kemarin (25/9) sore pukul 16.00 WIB. Hasil rekapitulasi
BERITA TERKAIT
- Pemerintah Fokus Tuntaskan Pengangkatan PPPK Tahap 1, Honorer R2/R3 Keburu Pensiun
- Setiawan Ichlas Hadirkan Ustaz Adi Hidayat di Tabligh Akbar di Palembang
- Gegara Panggilan Sidang Tak Sampai Alamat, Tergugat Datangi Kantor Pos di Jambi
- Menyambut Thudong 2025 di PIK Bukan Ritual Semata, Melainkan Pengalaman Jiwa
- Yohanes Bayu Tri Susanto Jadi Pengusaha Sukses yang Rendah Hati
- Revisi UU ASN Mengubah Tenggat Penyelesaian Honorer?