Sistem Pemeringkatan Universitas: Sebuah Alat atau Tujuan?
Oleh: Hastuti Naibaho

Pendekatan personal perlu dilakukan untuk memastikan dosen sepakat dan aktif terlibat untuk peningkatan kualitas mereka pada tiga aspek, yaitu pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Peningkatan kualitas itu akan memberikan dampak positif bagi mahasiswa, yaitu peningkatan kualitas mahasiswa atau lulusan.
Pimpinan perlu membuat pemahaman pada semua anggota organisasi bahwa ketika universitas aktif terlibat dalam sistem pemeringkatan.
Bukan semata mengejar hasil peringkat di antara universitas lainnya, tetapi fokus pada pencapaian peningkatan kualitas universitas yang akan memberi dampak positif bagi mahasiswa.
Berbekal pemahaman seperti ini, tekanan psikologi dan keterpaksaan dari seluruh anggota organisasi untuk terlibat dalam sistem pemeringkatan akan dapat berkurang.
Selain itu, pimpinan perlu untuk melakukan pemetaan terhadap bawahannya, baik dari aspek ketertarikan minat dan kompetensi sehingga penugasan yang diberikan untuk mencapai target pemeringkatan dapat cocok dengan minat dan kompetensi mereka.
Ketika pimpinan juga meminta bawahan untuk mengikuti program pelatihan atau program lainnya untuk meningkatakan kinerja individu yang akan berdampak pada peningkatan peringkat universitas, maka mereka akan melakukannya dengan sukarela dan termotivasi.
Meski terdapat pro dan kontra, tetapi sistem pemeringkatan dapat menjadi alat evaluasi kinerja institusi pendidikan untuk dapat continues improvement.
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- Algonova Bantu Asah Keterampilan Anak-anak Sejak Dini
- LLDIKTI IV Percepat Kenaikan Puluhan Jabatan Dosen Universitas Kristen Maranatha
- Waka MPR Ibas Berharap Sekolah Rakyat Dibangun di Pacitan, Minta Bupati Siapkan Lahan
- Soroti Menurunnya Jumlah Pendaftar ke Perguruan Tinggi, Begini Kata Wakil Ketua MPR
- Wakil Ketua MPR Minta Penerapan Wajib Belajar 13 Tahun Dipersiapkan dengan Baik