Siswa Demo, Tuding Kepsek Korupsi

Siswa Demo, Tuding Kepsek Korupsi
Siswa Demo, Tuding Kepsek Korupsi
Dijelaskan, sebenarnya para siswa yang mampu dan yang mau saja diminta membayar uang buku tahunan itu. "Kalau tidak mau tidak kita dipaksakan. Tentang pembayaran lainya kita tidak pernah membuat kebijakan seperti di tuduhkan siswa. Malahan saya telah memutuskan untuk mengembalikan uang para siswa yang sudah membayar uang buku tahunan itu, karena menurut saya buku tahunan ini tidak terlalu penting, kasihan bagi siswa yang kurang mampu," bebernya.

Ia menceritakan, pengadaan program buku tahunan ini bukan keputusan dari sekolah, namun para siswa yang menginginkannya. 'Siswa kelas XII yang menginginkannya supaya ada buku tahunan setelah lulus sekolah, jadi uang yang sudah terkumpul sebesar Rp14 juta lebih ini masih ada pada kita dan akan kita kembalikan lagi dengan siswa, bukanya uangnya kita korupsi,’’ ungkapnya.

Malahan, Wan Marjohan menilai, para siswa SMAN 6 Pekanbaru sendiri senang dengan kegiatan seperti demo ini, sebab dengan demo siswa bisa tidak mengikuti belajar mengajar. "Saya baru dua tahun menjadi kepala sekolah di SMAN 6 Pekanbaru ini, menurut cerita siswa di sini memang senang melakukan aksi seperti demo semacam ini, mereka kan bisa tidak belajar," tudingnya. (ilo/sam/jpnn)


PEKANBARU -- Para siswa SMAN 6 Pekanbaru kehabisan kesabaran melihat perilaku kepala sekolah (kepsek)-nya yang diduga banyak melakukan korupsi. Kemarin,


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News