Siswi SMA di Hotel Enam Hari, si Cowok Diuber Polisi
Usai menggadaikan sepeda motor, bersama Cinta dan teman-temannya, korban menggelar pesta di hotel dan berkenalan dengan seorang pria bernisial F. “Usai berkenalan dengan F, terjadilah persetubuhan tersebut,” sambungnya.
Sementara itu ditemui di Polresta Pontianak, orang tua korban YY meyakini anaknya tersebut adalah korban dari sindikat penjualan anak. “Dari pengakuan anak saya, dia itu dijual, kepada seorang pria dengan harga Rp 1,1 juta. Bahkan motor anak saya dijual oleh A dan C,” katanya.
YY meminta kepada kepolisian untuk mengungkap sindikat penjualan anak dan menangkap para pelakunya. “Harus ditangkap, jangan dibiarkan. Sindikat ini merusak masa depan penerus bangsa. Jangan sampai ada korban lainnya lagi,” ucapnya.
Dia menuturkan, anaknya tersebut telah menjalani visum dan akan menjalani tes urine untuk memastikan ada tidaknya mengonsumsi narkoba.
“Saya merasa terpukul dengan kejadian itu. Polisi dan pemerintah harus memeriksa dan memberi sanksi pihak hotel yang membiarkan anak di bawah umur masuk tempat hiburan malamnya,” kesalnya. (adg)
PONTIANAK - Dugaan sementara, siswi salah satu sekolah menengah atas (SMA) swasta di Kota Pontianak yang berada di hotel enam hari, bukanlah korban
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Bea Cukai Malang Menggagalkan Pengiriman 414.920 Batang Rokok Ilegal
- Puskesmas Jomin Terima Ambulans Modern dari Peruri
- Edarkan Narkoba di Muara Enim, Pria Ini Akhirnya Ditangkap
- Farhan Upayakan Penerbangan Komersil Bandara Husein Sastranegara Aktif Lagi
- Pak Ihsan Menyinggung Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Minta Tambahan Anggaran
- Prabowo Luncurkan Makan Bergizi Gratis, Pedagang Kantin Sekolah Menangis