Skolla Menggandeng Kemendikdasmen, Gelar Program NLRP 2025

Skolla Menggandeng Kemendikdasmen, Gelar Program NLRP 2025
Ki-Ka: Muhammad Akbar Buana Tafsili, Ahmad Mujahid, Devlin Hazrian Saleh, Ali Mukodas, S.Pd, M.Si, Turina Farouk. Foto dok. Skolla

jpnn.com, JAKARTA - Program National Learning Recovery Program (NLRP) 2025 kembali digulirkan.

NLRP 2025 merupakan inisiatif kerja sama PT Teman Satu Skolla (Skolla) dengan kemitraan resmi bersama Kemendikdasmen RI yang turut didukung Yayasan Kita Bisa, Yayasan Salam Setara Amanah Nusantara menyasar sekolah-sekolah di DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Penandatanganan nota kesepahaman antara Skolla, dan perwakilan penerima manfaat yang diwakili SMA Candra Naya Jakarta dan SMP Harapan Siswa Bogor pada soft launching NLRP 2025 meresmikan kerja sama implementasi program NLRP 2025

Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ali Mukodas menyampaikan, NLRP adalah langkah strategis untuk mengatasi tantangan penurunan kemampuan literasi dan numerasi siswa. 

"Kami berharap program ini dapat memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta," kata Ali Mukodas, Rabu (26/2).

Senada itu, Direktur Utama PT Teman Satu Skolla, Devlin Hazrian Saleh menjelaskan, NLRP akan diimplementasikan menggunakan metode Omni Learning berteknologi canggih Artificial Intelligence, Machine Learning, dan Augmented-Virtual Reality.

Dia menargetkan 13 ribu siswa di 50 sekolah SMP dan SMA di Jakarta dan Jawa Barat sebagai penerima manfaat program. 

"Terinspirasi oleh Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara, melalui konsepsi Tri Sentra Pendidikan, kami percaya bahwa keberhasilan pendidikan bukan hanya bergantung pada siswa, tetapi juga melibatkan kolaborasi antara manajemen sekolah, guru dan orang tua," tuturnya.

NLRP 2025 kembali digelar yang diinisiasi PT Teman Satu Skolla (Skolla) dengan kemitraan resmi bersama Kemendikdasmen RI 

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News